2020-01-06

Peralatan Survey | Jual Theodolite Sokkia DT Series | 540 / 740 / 940


Jual Digital Theodolites Sokkia DT240 / DT540 / DT740 / DT940 / DT540L / DT740L / DT940L Harga Murah

Kualitas Theodolite Sokkia DT 240 / 240L  DT 540 / 540L  DT 740 / 740L  DT 940 / 940L Tentunya Tidak Diragukan Lagi Untuk Kinerja, dan Keterjangkauan Yang Dapat Memastikan Profitabilitas Sampai Ke Titik Maksimum

Superior Performance dan Durabilityn dari Theodolite Sokkia
Theodolite Sokkia Tidak Ketinggalan jaman dari semua model yang dilengkapi dengan optik, mekanik, sistem absolut encoder yang superior, kompensator tilt yang terbukti, dan kelas perlindungan IP66 tertinggi di industri.

Theodolite Sokkia Teknologi Hemat Daya Menghemat Biaya Baterai
Empat baterai alkaline AA menyediakan waktu operasi ekstra panjang dari 100 sampai 170 jam, menghemat biaya untuk baterai pengganti. Instrumen Theodolite Sokkia DT Series beroperasi selama dua sampai lima minggu tanpa mengganti baterai *.

Theodolite Sokkia Bila digunakan selama tujuh jam sehari, lima hari seminggu, tidak termasuk penggunaan laser pointer. Laser Pointer untuk Meningkatkan Efisiensi Kerja Konstruksi (model Laser)Model laser menggabungkan built-in coaxial laser pointer yang memaksimalkan efisiensi kerja konstruksi.

Aplikasi Theodolite Sokkia meliputi: 
- Tata Letak (Setting-Out)
- Alignment Horisontal / Vertikal
- leveling
- Grading
- Squaring

Spesifikasi Theodolite Sokkia


 Digital Theodolites (Standard Model)
Model

DT240
DT540
DT740
DT940
Telescope Magnification
 
            30x
26x
Display resolutions (selectable)

1" / 5"
0.2 / 1mgon
5" / 10"
1 / 2mgon
10" / 20"
2 / 5mgon
Angle Accuracy

2"
5"
7"
9"
Automatic compensator
Working range
±3'(±55mgon)
-
Control panel layout

On both faces
On single face
Weight w/batteries

4.1kg (9.0lb.)
3.5kg (7.7lb.)
Battery

LR6/AA batteries x 4
Operating time with
alkaline batteries
(approximate)
Theodolite only
100hours
140hours
150hours
170hours

 Digital Theodolites (Laser Model)
Model

DT540L
DT740L
DT940L
Laser visible range

50m (160ft.) / 200m (660ft.)
Telescope Magnification

30x
26x
Display resolutions (selectable)
1" / 5"
0.2 / 1mgon
5" / 10"
1 / 2mgon
10" / 20"
2 / 5mgon
Angle Accuracy

5"
7"
9"
Automatic compensator
Working range
±3'(±55mgon)
-
Control panel layout

On both faces
On single face
Weight w/batteries

4.2 kg (9.3lb.)
3.6kg (7.9lb.)
Battery

LR6/AA batteries x 4
Operating time with
alkaline batteries
(approximate)
Theodolite only
140hours
150hours
170hours
Laser only
80hours
Theodolite + laser
45hours



Cara menggunakan  digital Theodolite Sokkia

Theodolit atau Theodolite Sokkia adalah suatu alat yang digunakan dalam teknik sipil bangunan yang dirancang khusus untuk mengukur sudut yakni sudut tegak yang disebut sudut vertical dan sudut mendatar yang disebut sudut horizontal. Sudut – sudut tersebut sangat penting dalam menentukan jarak tegak dan jarak mendatar di antara 2 buah titik lapangan.
Seseorang yang ingin menggunakan Theodolite Sokkia tentu harus sudah tahu cara penggunaan Theodolite  
Berikut ini langkah – langkah menggunakan Theodolite Sokkia
  • Letakkan pesawat di atas kaki tiga dan ikat dengan baut. Setelah pesawat terikat dengan baik pada statif, pesawat yang sudah terikat tersebut baru diangkat dan Anda dapat meletakkannya di atas patok yang sudah diberi paku
  • Tancapkan salah satu kaki tripod dan pegang kedua kaki tripod lainnya. Kemudian lihat paku dibawah menggunakan centring. Jika paku sudah terlihat, kedua kaki tripod tersebut baru diletakkan di tanah.
  • Setelah statif diletakkan semua dan patok beserta pakunya sudah terlihat, ketiga kaki di statif baru diinjak agar posisinya menancap kuat di tanah dan alat juga tidak mudah goyang. Kemudian, lihat paku lewat centring. Jika paku tidak tepat, kejar pakunya dengan sekrup penyetel. Kemudian, lihat nivo kotak. Jika nivo kotak tidak berada di tengah maka alat posisinya miring. Untuk mengetahui posisi alat yang lebih tinggi, lihat gelembung pada nivo kotak. Jika nivo kotak berada di timur, posisi alat tersebut akan lebih tinggi di timur sehingga kaki sebelah timur dapat dipendekkan.
  • Setelah posisi gelembung di nivo kotak berada di tengah,alat sudah dalam keadaan waterpass namun masih dalam keadaan kasar. Cara mengaluskannya, gunakan nivo tabung. Di bawah theodolit terdapat 3 sekrup penyetel. Sebut saja sekrup A, B, dan C. Untuk menggunakan nivo tabung sejajarkan nivo tabung dengan 2 sekrup penyetel. Misalnya sekrup A dan B. Kemudian, lohat posisi gelembungnya. Jika tidak di tengah, posisi alat berarti masih belum level dan harus ditengahkan. Setelah nivo tabung berada di tengah baru kemudian diputar 90 derajat atau 270 derajat dan nivo tabung bisa ditengahkan dengan sekrup C. Setelah ada di tengah, berarti posisi kotak dan nivo tabung sudah sempurna
  • Lihat centring. Jika paku sudah tepat di lingkaran kecil, maka alat sudah tepat di atas patok. Tetapi jika belum, alat harus digeser terlebih dahulu dengan mengendorkan baut pengikat yang terdapat di bawah alat ukur. Geser alat agar tepat berada di atas paku namun jangan diputar karena jika diputar dapat mengubah posisi nivo.
  • Setelah posisi alat tepat berada di atas patok, pengaturan nivo tabung perlu diulangi seperti langkah di atas agar posisinya di tengah lagi.
  • Setelah selesai, tentukan titik acuan yaitu 0°00’00″ dan jangan lupa mengunci sekrup penggerak horizontal.
  • Nyalakan layar dengan tombol power. Kemudian setting sudut horizontal pada 0°00’00″ dan tekan tombol [0 SET] dua kali. Tekan tombol [V/%] untuk menampilkan pembacaan sudut vertikal.
Sekarang, Theodolite sudah siap untuk digunakan dan Anda bisa mulai bekerja dengan alat ini.
            Sudah jelas kan bagian-bagiannya? Nah...sekarang kita mulai pembahasan mengenai cara baca sudut theodolit FK, baik besar maupun kecil.                                 
Fennel Kassel Besar lingkaran horizontal
  1. Membidik menggunakan theodolit ke sembarang arah.
  2. Mengunci pergerakan menggunakan klem horizontal
  3. Mengatur jarum pembacaan pada lingkaran horizontal agar berhimpit di skala utama dan nonius dengan memutar klem penggerak halus horizontal.
  4. Membaca hasil bacaan dengan aturan :
  • Pada skala utama menentukan besar derajat dan menit dengan memerhatikan jarum yang berhimpit pada skala, setiap skala mempunyai nilai 10’.
  • Pada skala nonius mencari pula jarum yang berhimpit dengan skala, dengan besar sudut setiap skala 20”.
  • Menjumlahkan hasil bacaan antara skala utama dan nonius.
Contoh: 


Pembacaan sudut:
        Skala utama  = 53° 50’
        Skala nonius  =       06’ 20’’
                                                                     +
                                 53° 56’ 20’’
Fennel kassel besar lingkaran vertical
  1. Membidik theodolit ke segala arah
  2. Mengunci pergerakan dengan klem vertical
  3. Membaca besar sudut pada mikroskop bacaan lingkaran vertical dengan aturan sebagai berikut :
  • Pada skala utama, besar sudut ditentukan dengan memerhatikan skala sebelum angka nol pada skala nonius,jarum diabaikan.
  • Pada skala nonius, memerhatikan skala yang sejajar atau berimpit dengan skala utama.
  • Menjumlahkan hasil bacaan skala utama dan nonius 
Contoh: 


Pembacaan sudut:
        Skala utama  = 283° 15’
        Skala nonius  =         02’ 30’’
                                                                     +
                                  283° 17’ 30’’ 
Fennel Kassel kecil lingkaran horizontal
  1. Membidik theodolit ke sembarang arah
  2. Mengunci pergerakan menggunakan klem horizontal
  3.     Membaca besar sudut pada mikroskop bacaan lingkaran horizontal dengan aturan :
  • Pada skala utama, besar sudut ditentukan dengan memerhatikan skala sebelum angka nol pada skala nonius.
  • Pada skala nonius, pembacaan dilakukan dengan memerhatikan skala yang sejajar atau berhimpit dengan skala utama.
Contoh: 




Pembacaan sudut:
        Skala utama  = 222° 30’
        Skala nonius  =         04’ 00’’
                                                                     +
                                  222° 34’ 00’’
 Fennel kassel kecil lingkaran vertical

  1. Membidik theodolit ke segala arah
  2. Mengunci pergerakan dengan klem vertical
  3. Membaca besar sudut pada mikroskop bacaan lingkaran vertical dengan aturan :
  4. Langsung membaca pada skala dengan memerhatikan jarum yang memotong skala.
 Contoh: 


Pembacaan sudut:
        Skala utama  = 294° 23’
        Skala nonius  = -
                                                                     +
                                  294° 23’ 00’’
                 Nah....bagaimana? mudah dimengerti bukan? Perlu kita ketahui, pengukuran jarak menggunakan theodolit FK sangat membutuhkan pembacaan sudut. Tanpa diketahui sudut, maka jarak tidak dapat dihitung. Jadi peran sudut sangatlah penting.







Untuk yang berminat silahkan info  harga dan pelatihan Gratis bisa langsung menghubungi bapak agus via SMS /TLP /WA di : 082110287745,

Cara Bertransaksi Di Toko Peralatan Survey Indosurta

Pembayaran dapat dilakukan dengan cara Cash On Delivery / Transfer Bank.* C.O.D. ( Cash On Delivery / Bayar ditempat)
Khusus nuntuk wilayah  
kami melayani pemesanan dengan cara pembayaran di tempat anda, Prosesnya :
1. Pesanan anda kami antar ke tempat anda
2. Setelah anda terima silahkan cek kelengkapan dan kualitas barang
3. Bila sudah ‘ OK’ dan tidak ada masalah baru dibayar
Pembayaran ditempat bisa dalam bentuk tunai ataupun Transfer

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

Peta Toko Peralatan Survey Indosurta Group Tangerang